sunyi..riuh..aku


Terlalu lama menyepi membuatku tak memahami makna sendiri
Terlalu lama tenggelam dalam keriuhan membuatku merindukan kesunyian
Namun ketika rasa sepi dan sendiri itu terasa menyesakkan,
Tak ku pahami lagi apa yang kuigini..

Sendirian membuatku sepi namun menenangkanku
Sendiri mengobati lukaku dan menemukan luka lain..
Dalam sendiri kutemukan hati nurani..kutemukan kepekaan..
Namun dalam sendiri aku kehilangan sahabat..

Dalam keramaian kurasakan kehampaan..
Kupahami senyum tanpa tawa..dan tawa tanpa bahagia..
Dalam keramaian kutemukan sahabat..sahabat yang menemani dalam keriuhan namun enggan di sisi dalam sepiku..
Dalam keramaian aku menemukan bahwa diriku bukanlah aku..

Kini..
Ditengah kesendirian berkawankan nyanyian kesepian..
Kutanyakan diriku tentang pilihan..
Memutuskan melangkah kesalah satu ruang dari dua pilihan yang kini menghadangku..
Akhirnya aku memilih untuk tidak memilih..
Namun kusadari..
Semua ini karena aku sudah lupa siapa diriku..

Dialog Hati

Dalam keributan yang membahana di telingaku
 Kutemukan sebuah kesadaran dan kenyataan
Dalam sebuah kemarahan yang membuncah di dadaku
 Kutemukan segumpal maaf yang hadir dalam kecintaan

Dalam sebuah perenungan panjang,
 kutemukan sebuah kunci dalam ruang
  kutemukan bahwa yang kubutuhkan hanya setitik keberanian yang hilang
 kutemukan bahwa tangis takkan menyisakan apa pun
  selain ketakutan dan keputusasaan
 kutemukan bahwa kesendirian menjadi kawan terbaik
  meski bergandengan dengan kenyerian yang menggigit

Dalam kesadaran sesaat,
 kudapatkan jawaban singkat untuk sebuah pertanyaan seumur hidup
 kudapatkan obat bagi luka yang mengiris hati terlalu dalam
 kudapatkan penawar untuk hati yang melara
 kudapatkan keceriaan dalam jiwa yang berselubung kabut duka
dan
kudapatkan sebuah keberaniaan untuk membuatku memilih jalan tersulit yang singkat yang membuatku mendapatkan semuanya

Namun di waktu yang sama aku disergap keraguan,
 tidakkah ini hanya akan melukaiku kian dalam?
 tidakkah ini hanya akan memperpanjang kepedihanku?
 tidakkah ini membuatku kian terpuruk dalam lara?
  dan
tidakkah aku kan kehilangan semuanya bersama sisa asa yang kupunya..

Kini bersama kebimbangan dan segumpal keberanian
 kupilih jalanku..
  jalan yang kan menjadi akhir segalanya
  menjadi penentu untuk semua rasa
  jalan yang menjadi pertaruhan terakhir untuk mimpiku
  menjadi penutup yang tak ku tahu ujungnya
 ku putuskan memilih langkah yang ditunjuk keberanian,
  dengan setiap kerikil yang membayang
  dengan setiap sulur tajam yang menjulur
  dengan setiap bara yang membakar
 namun inilah jalanku meski takkan ku tahu akhirnya
Aku hanya berharap ini bukanlah awal penyesalan
 tetapi intro sebuah orkes ketakjuban untuk kebahagiaan panjang
Semoga…
Makassar, 27 Oktober 2007
20:11
In front of my computer

pikirQ

Terlalu dini untuk berkata tentang hidup
Terlalu kecil dunia ini jika hanya dipandang disentuh dengan indra
Telalu luas semesta kala diraba dengan rasa
Telalu angkuh untuk berkata,” Ku telah paham makna hidup”…

Takkan ada yang mampu membuatku memahami hidup
 hingga akal puas berkelana,
 hingga hati penuh dengan rasa,
  dan hingga impian menjadi nyata…

Dalam hidupku..
 dunia terkadang menjadi terlalu sempit
  karena akalku amatlah sempit
  meski dunia yang ku pandang amatlah luas
 namun kala hatiku mencoba meraba dengan rasa
  kutemukan semesta
  penuh rasa yang tiada terduga
  yang hadir dalam bentuk berbeda namun dalam masa yang sama

Aku takkan pernah berhenti bertanya tentang dunia
 sebab hatikulah yang kan meraba hidup
 merangkainya bersama alam pikirku
  dan terus membuahkan tanya tanpa henti

10 November 2007
At my green Zone

berat banget


huft...Q sadar perubahanQ menuai banyak reaksi yang beragam dari orang-orang di sekitarQ..
ada yang bersikap seolah tidak ada yang terjadi dan perubahanQ seolah gak nampak..
ada juga yang bertanya-tanya dan mengharapkan Q mau berbagi dengan mereka..
ada juga yang bersikap seolah memahami padahal mereka gak tahu apapun tentang semuanya ini..
dan pada akhirnya ada yang bersikap cukup buruk..
entahlah..tidak mudah menghadapi mereka semua tanpa rasa curiga..

waktunya memutuskan


bismillah..
dengan ini..Q bertekad menjadi DiriQ yang baru..
Q dengan penampilan yang berubah (meski bagi semua orang tampilan Q ini adalah kemunduran)..cukup Q yakin bahwa ini awal baru untukQ menjadi manusia yang lebih baik dan menjadi awal baru bagiQ untuk meraih impianQ satu per satu..
Q hanya berharap Allah gak menganggap ini  kemunduran atas usaha ketaatanQ padanya..
hany padanyalah Q bisa memohon kekuatan dan dukungan..
Q sadar setelah ini Q akan sendiri lagi..
untuk itu Q hanya bisa berpegang padaNya..

sometime I want to go


kadang jauh lebih mudah untuk berhenti berharap..
namun ternyata pada kenyataannya sangat tidak mudah untuk berhenti berharap..
hidup kadang memaksaku untuk berlalu dan mengeraskan hati..
namun jauh di dalam hatiku masih ada benih harapan yang terus ingin kutumbuhkan..

sama seperti kemarahanku pada mama..ternyata gak akan cukup untuk membunuh benih harapan..
harapan bahwa suatu hari mama akan berhenti menjadikanku tempatnya melampiaskan marah..
berhenti memperlakukanku seakan aku bukan siapa-siapa dan tidak lebih berarti dibandingkan anak laki-lakinya..
sebenarnya aku terus berusaha untuk berhenti berharap pada hal itu..
namun tetap saja tidak bisa..
ketika kemarin mama ultah..
aku berusaha memilihkan kado yang terbaik untuk mama..
namun seolah itu tiada artinya baginya..
seolah kado itu aku yang pilih ato nggak pun nggak guna..
huft..bahkan hari ini aku kembali menjadi tempatnya melampiaskan marah..
seakan hari kemarin itu tidak ada..
Huft..

andaikan aku bisa berhenti berharap agar tidak akan ada lagi luka yang membekas karena kekecewaan..
I want to go..
never look back to my past..
just start a new me..

my darkness


this is the part of my darkness..

kadang Q ingin menjadi manusia egois..yang gak peduli akan seberapa lelah orang lain ketika mengerjakan tugas yang seharusnya dikerjakan bersama..Q ingin menjadi mereka yang tampa malu mengambil bagian dan ikut mengklaim sebuah pekerjaan kelompok yang mereka sama sekali tidak punya andil di dalamya selain hanya sekedar memenuhi daftar anggota kelompok..

Q tidak butuh rasa terimakasih mereka karena tanpa itupun Q bisa survive..tanpa mereka Q tetap bisa menyelesaikan pekerjaan itu..yang Q butuhkan adalah kerjasama mereka dan rasa tanggung jawab mereka..SHIT!!!! I REALLY HATE THIS..IF I COULD TELL THIS TO THEM I'LL DO IT..dan seharusnya Q bisa melakukannya..bukankah salah satu kebanggaanQ adalah kejujuranQ yang menyakiti??

huft..
seandainya saja Q punya kesempatan untuk menyelesaikan semuanya dengan sebuah keegoisan..Q berharap punya satu kali saja saat penuh keberanian..saat aku bisa mengatakan kejujuran yang seolah menjadi bom atom dihidupQ..

huft..Q rasa tidak akan ada yang percaya dengan pikiran gelapQ ini..karena dimata mereka Q hanyalah sosok orang yang bisa diandalkan (dimanfaatkan??) dan lemah lembut serta baik hati..huft..Q bukan malaikat kawan..Q cuma manusia biasa yang ada masanya merasa bahwa beban yang Q tanggung amat berat..Q manusia yang ada masanya mengalami "kerusakan" internal akibat beban kerja yang terlalu tinggi..